Look Inside

Sejarah Tuhan

Sejarah Tuhan adalah kajian lengkap tentang Tuhan yang paling populer sejak publikasi pertamanya pada dekade terakhir abad ke-20. Ditulis oleh Karen Armstrong, komentator masalah agama terkemuka asal Inggris, buku ini melacak sejarah persepsi dan pengalaman manusia tentang Tuhan sejak zaman Nabi Ibrahim hingga masa kini. Selain memerinci sejarah tiga agama monoteistik: Yahudi, Kristen, dan Islam, buku ini juga menampilkan tradisi Buddha, Hindu, dan Konfusius. Evolusi keyakinan manusia tentang Tuhan dilacak dari akar-akar kunonya di Timur Tengah hingga sekarang. Melalui narasi yang gurih, ia mengajak kita menelusuri filsafat klasik dan mistisisme Abad Pertengahan hingga era Reformasi, Pencerahan, dan skeptisisme zaman modern. Tak berlebihan jika dikatakan bahwa Karen Armstrong telah melakukan upaya luar biasa menyuling sejarah intelektual monoteisme ke dalam satu buku yang memikat dan enak dibaca seperti ini.

Rp99,000.00

Category:

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Sejarah Tuhan”

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Editorial Review

“Sangat provokatif dan enak dibaca, ini adalah sumbangsih besar bagi kajian agama-agama.”
Booklist

“Sebuah buku yang luar biasa lugas, berkisah dengan teramat lancar. Armstrong memiliki kemampuan yang tak tertandingi: masuk ke lapisan paling mendasar dari sebuah tema yang panjang dan kompleks tanpa terlalu menyederhanakannya.”
The Sunday Times

“Menyajikan uraian yang menyeluruh, cerdas, dan sangat terbaca. Autoritatif dan brilian.”
Kirkus Review

“Buku yang unggul dan informatif. Direkomendasikan untuk perpustakaan akademik maupun publik.”
Library Journal

“Menyajikan pandangan paling solid tentang Tuhan yang dapat diuraikan di dalam sebuah buku.”
Anthony Burgess, The Observer

“Buku yang sangat menantang secara intelektual. Cara yang memesona dalam mendekati subjeknya.”
Rabi Julia Neuberger

“Sejarah komparatif yang hebat dan menyeluruh ... tanpa takut-takut menyoroti landasan sosiopolitik bagi bertumbuh, berkembang, dan berubahnya agama-agama.”
Publishers Weekly