Look Inside

Sejarah Kenabian Dalam Perspektif Tafsir-Nuzuli Muhammad Izzat Darwazah

Secara praktik, susunan al-Qur’an yang diakui saat ini adalah susunan resmi Mushaf Utsmani. Namun secara teori, susunan al-Qur’an masih terbuka untuk diperdebatkan. Perdebatan itu menyangkut sifat susunannya, apakah susunan al-Qur’an itu berdasar tauqîfî atau ijtihâdî. Kelompok pertama menggunakan al-Qur’an mushafi versi Mushaf Utsmani. Kelompok kedua menggunakan susunan al-Qur’an sesuai tertib nuzul (al-Qur’an nuzuli).
Dalam khazanah tafsir, ada model tafsir tajzî’î atau tahlîlî, yang memulai penafsirannya dari awal sampai akhir ayat dan surat sebagaimana urutan mushafi. Namun, tafsir model ini dinilai tidak memadai lagi untuk menjawab pelbagai persoalan umat Islam kontemporer. Maka, muncullah model penafsiran baru yang juga menggunakan al-Qur’an mushafi, tetapi menggunakan ayat-ayat al-Qur’an secara tematik (maudhû’i). Ia menyusun al-Qur’an sesuai tema yang menjadi persoalan kehidupan umat Islam yang hendak dicarikan jawabannya di dalam al-Qur’an.
Ketika tafsir maudhû’i baru populer, dunia Islam dihebohkan oleh pemikiran yang memperkenalkan kembali bentuk susunan al-Qur’an nuzuli. Hal ini mengangkat kembali memori perdebatan masa lalu para pemikir Muslim klasik tersebut, sembari memaksa para pemikir Muslim kontemporer untuk mendiskusikannya kembali. Beberapa pemikir Muslim melangkah lebih jauh dengan menulis tafsir berdasar al-Qur’an nuzuli, termasuk Darwazah, al-Jabiri, dan Quraish Shihab.
Kondisi ini mendorong penulis untuk mengetengahkan tafsir karya Muhammad Izzat Darwazah, baik tafsir tahlîlî-nya (al-Tafsîr al-Hadîts) maupun tafsir maudhû’i-nya (Sîrah al-Rasûl). Salah satu sisi menarik dari karya tafsir ini adalah tawaran Darwazah yang disebutnya sebagai metode ideal tafsir al-Qur’an (al-Thariqah al-Mutslâ li Fahm al-Qur’ân) dan usahanya menjadikan al-Qur’an sebagai perangkat untuk menafsirkan sejarah kenabian Muhammad (Sîrah al-Rasûl: Shuwar Muqtabisah min al-Qur’ân).

Rp99,000.00

Category:

KEUNGGULAN
1. Sejarah Nabi dengan perspektif baru, yaitu asbabun nuzul al-Quran.
2. Ditulis oleh pakar.

(Visited 2 times, 1 visits today)
Bulan Terbit

21 Juni 2016

Kode Buku

IM-107

Ukuran

15,5 x 23,5 cm

Jumlah halaman

525 halaman

Jenis Kertas Sampul

AC 260 gram

Jenis Kertas Isi

Book paper 55

ISBN

978-979-433-959-6

Penyunting

Ahmad Baiquni

Author

Dr. Aksin Wijaya

Publisher

Mizan

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Sejarah Kenabian Dalam Perspektif Tafsir-Nuzuli Muhammad Izzat Darwazah”

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Editorial Review

Kekuatan buku ini terletak dalam kemampuannya untuk melihat al-Quran yang menyejarah dalam kehidupan Muhammad dan sekaligus kehidupan Muhammad yang menyejarah dalam al Quran.
—Prof. Noorhaidi Hasan, Guru Besar Islamic Studies UIN Yogyakarta