Look Inside

Islam Mengasihi, Bukan Membenci

Al-Qur’an dan Hadis mengajarkan karakter Islam yang mengasihi, bukan membenci. Naifnya, sekelompok kecil umat Islam justru gandrung menampilkan wajahnya yang penuh kebencian. Wajah Islam yang rahmat li al-’âlamîn pun tercoreng.
Buku Islam Mengasihi, Bukan Membenci mengingatkan pentingnya kebersamaan dalam keragaman. Perbedaan suku, agama, ras, maupun antargolongan (SARA), bukanlah alasan untuk saling membenci, mencaci, dan memusuhi. Melalui telaah pada dua sumber primer Islam dan karya-karya klasik, buku ini penting diresapi oleh siapa pun yang menginginkan kedamaian.

Rp49,000.00

Category:

KEUNGGULAN
1. Ditulis oleh pakar di bidangnya, seorang doktor lulusan UIN Jakarta.
2. Pengasuh pondok pesantren di Lebak, Banten.

(Visited 9 times, 1 visits today)
Bulan Terbit

23 Agustus 2017

Kode Buku

IM-133

Ukuran

13,5 x 20,5 cm

Jumlah halaman

248 halaman

Jenis Kertas Sampul

AC 230 gram

Jenis Kertas Isi

Book paper

ISBN

978-602-441-027-8

Penyunting

Septiana Ferniati

Author

Nurul H. Maarif

Publisher

Mizan

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Islam Mengasihi, Bukan Membenci”

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Editorial Review

“Buku ini merupakan sumbangan untuk khazanah pemikiran Islam
yang sangat penting. Bagi pembaca yang sudah familiar dengan
tulisan Abdurrahman Wahid dan Nurcholish Madjid, gagasan
yang dibicarakan oleh Nurul bukan ide-ide yang asing.”
Prof. Greg Barton, Chair in Global Islamic Politics, Alfred Deakin Institute

“Buku ini menunjukkan Islam adalah agama yang mengasihi. Tidak
mengajarkan kebencian. Sebuah ajaran yang diteladankan oleh
pembawa risalahnya, Nabi Muhammad Saw.”
Prof. Dr. KH. Said Aqil Siroj, M.A., Ketua Umum PBNU

“Agama dipeluk manusia karena menghadirkan pesona
keramahan dan kasih, bukan kemarahan dan kebencian.”
KH. Husein Muhamad, Pendiri Fahmina Institute Cirebon

“Di tengah kecenderungan sebagian pihak yang terlalu semangat
hendak membela Islam tanpa bekal ilmu, membaca buku ini
dapat mengisi kekosongan pengetahuan dan melembutkan hati.”
Prof. Nadirsyah Hosen, Dosen Senior Monash Law School, Australia