Fields of Blood

Berbagai peristiwa dunia belakangan ini diwarnai oleh kekerasan yang dilakukan oleh kelompok agama tertentu. Islamic State di Timur Tengah, Boko Haram dan Lord’s Resistance Army di Afrika, ekstremis Buddha dan Hindu di Myanmar dan India. Ini memunculkan pandangan populer bahwa agama adalah sumber kekerasan dan bertanggung jawab atas rentetan terorisme yang kian kerap terjadi. Melalui buku ini Karen Armstrong memberikan tanggapannya terhadap pandangan tersebut. Karen melakukannya dengan menampilkan penjelajahan historis yang luas, mulai dari epik Gilgamesh hingga Al-Qaeda, merentang masa 3.000 tahun sebelum kelahiran Kristus hingga zaman sekarang. Mencakup masyarakat purba, bukan hanya Babilonia, melainkan juga India klasik, Cina, dan Israel. Dari penelusurannya, Karen menunjukkan bahwa alasan sesungguhnya bagi perang dan kekerasan yang terjadi sepanjang sejarah umat manusia sangat sedikit hubungannya dengan agama. Alih-alih berakar dari inti ajarannya, fenomena kekerasan merupakan reaksi terhadap kekuasaan negara, kapitalisme dan modernisme yang dibungkus dengan bahasa agama. Karen juga memperlihatkan bagaimana agama dapat meredakan kemarahan ini-dan harapan bagi perdamaian di antara orang-orang beragama berbeda di zaman kita.

Rp109,000.00
Quick View

Islamofobia

Serangan-serangan terorisme mengerikan seperti yang terjadi di Paris dan San Bernardino oleh para ekstremis yang mengatasnamakan Islam telah menimbulkan gelombang rasa permusuhan, ketakutan, dan kebencian terhadap semua atau sebagian besar umat Islam. Gejala yang lazim disebut Islamofobia ini telah menjadi hal normal dalam budaya populer di Amerika dan Eropa.

Islamofobia sedang meningkat. Kaum Muslim telah disamaratakan dan disamakan dengan jenis ekstremisme militan dan terorisme yang dilakukan oleh sebagian amat kecil orang Islam, mengabaikan fakta bahwa sebagian besar korban justru adalah orang Islam sendiri. Ini menimbulkan dampak yang signifikan terhadap pertumbuhan Islamofobia dan kebijakan domestik yang mengancam kebebasan sipil kaum Muslim. Tetapi, apakah yang menjadi penyebabnya?

Buku ini mencoba menelusur akar kemunculan ketakutan terhadap Islam di Dunia Barat. Menampilkan analisis dan opini dari para pakar, seperti Karen Armstrong, John L. Esposito, Tariq Ramadhan, Imam Abdul Malik Mujahid, pembaca diajak untuk mendapatkan perspektif yang luas dan merenungkan tindakan yang dapat diambil untuk meredakannya.

Lebih dari itu, buku ini ingin mengajak setiap orang untuk menumbuhkan sikap positif dan penuh harapan ketika mempelajari agama lain. Harapannya adalah untuk mengembalikan sikap welas asih ke pusat moralitas dan agama, meningkatkan saling pengertian dalam hubungan antar-sesama.

Rp125,000.00
Quick View

Mengelola Keragaman di Indonesia

Bagaimana kita menghadapi perbedaan? Selama konflik suku, agama, ras, dan antara golongan (SARA) masih memecah belah bangsa ini, sulit kiranya persoalan lain bisa diatasi. Konflik di banyak lembaga dan institusi di Indonesia tidak selalu soal prinsip, melainkan soal konflik kekuasaan dan kepentingan.
Buku ini berisi kumpulan tulisan para pemikir masyhur, baik dari dalam maupun luar negeri, tentang bagaimana mengelola keragaman di Indonesia. Bagian pertama menelaah sejarah keragaman agama di Asia dan berbagai strategi untuk menciptakan kerukunan hidup dalam beragama. Bagian kedua mengkaji dampak globalisasi terhadap agama-agama dan bagaimana modernitas di Indonesia tidak selalu sama dengan modernitas di negara-negara Barat. Bagian ketiga menelisik hubungan agama dan kekerasan. Bagian keempat membahas bagaimana agama-agama mengelola hubungan perempuan dan laki-laki. Bagian kelima lebih fokus kepada sumbangsih agama, adat dan ilmu pengetahuan modern dalam menghadapi bencana-bencana di Indonesia. Sebagai pemungkas, buku ini menghadirkan refleksi tentang bagaimana studi agama bisa membantu kita mengelola keragaman secara sehat.

Rp95,000.00
Quick View

Sejarah AlKitab

Alkitab, kitab terpenting dalam Kekristenan, merupakan panduan spiritual sepertiga umat manusia di bumi. Telah diterjemahkan ke dalam lebih dari dua ribu bahasa, Alkitab merupakan salah satu buku yang paling luas didistribusikan dan menjadi buku terlaris sepanjang masa. Akan tetapi, Alkitab adalah sebuah karya yang kompleks dengan sejarah penulisan yang panjang. Banyak perbedaan pendapat tentang kapan dan siapa penyusunnya. Terdiri atas 66 kitab yang dibagi menjadi dua perjanjian, isi Alkitab terus berubah sepanjang sejarah melalui proses penerjemahan dan berbagai interpretasi. Maknanya dipahami secara beragam oleh denominasi dan sekte yang berbeda.

Di dalam buku bernas ini, Armstrong mendiskusikan kelahiran, perkembangan, dan sejarah hidup kitab tersebut. Selain menggambarkan bagaimana, kapan, dan oleh siapa Alkitab ditulis, Armstrong juga menjelajahi interpretasi Alkitab oleh para rabi dan uskup, para sarjana dan kaum mistikus, orang-orang saleh dan kritikus selama sekitar dua ribu tahun. Penjelajahannya menyingkapkan khazanah pendekatan beragam penafsiran dan menyingkirkan pandangan bahwa hanya ada satu tafsiran yang benar.

Rp65,000.00
Quick View

Sejarah Tuhan

Sejarah Tuhan adalah kajian lengkap tentang Tuhan yang paling populer sejak publikasi pertamanya pada dekade terakhir abad ke-20. Ditulis oleh Karen Armstrong, komentator masalah agama terkemuka asal Inggris, buku ini melacak sejarah persepsi dan pengalaman manusia tentang Tuhan sejak zaman Nabi Ibrahim hingga masa kini. Selain memerinci sejarah tiga agama monoteistik: Yahudi, Kristen, dan Islam, buku ini juga menampilkan tradisi Buddha, Hindu, dan Konfusius. Evolusi keyakinan manusia tentang Tuhan dilacak dari akar-akar kunonya di Timur Tengah hingga sekarang. Melalui narasi yang gurih, ia mengajak kita menelusuri filsafat klasik dan mistisisme Abad Pertengahan hingga era Reformasi, Pencerahan, dan skeptisisme zaman modern. Tak berlebihan jika dikatakan bahwa Karen Armstrong telah melakukan upaya luar biasa menyuling sejarah intelektual monoteisme ke dalam satu buku yang memikat dan enak dibaca seperti ini.

Rp99,000.00
Quick View